6 Persiapan Puasa Ramadan di Tengah Pandemi. Nomor 5 Sering Diabaikan!

ramadan

Assalamu’alaikum, Sisterfillah

Tidak terasa bulan Ramadan sudah di depan mata. Bulan penuh berkah dan ampunan yang sangat ditunggu oleh umat Islam di seluruh penjuru dunia.
Jika sisterfillah adalah seorang ibu rumah tangga, tentu banyak yang harus disiapkan agar keluarga dapat menjalankan ibadah ini dengan lancar. Apalagi pandemi belum berakhir, persiapan harus lebih mantap dibanding bulan puasa sebelumnya.

Puasa wajib dijalani oleh semua umat Islam yang telah Akil Baliq dan berakal.

Seperti dikutip dalam Q.S Al-Baqarah ayat 183:

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa

Apa saja yang harus dipersiapkan dalam menjalankan ibadah puasa di saat pandemi belum berakhir?

1. Persiapkan vitamin

 

Sumber foto : Alodokter.com

Bulan Ramadan kali ini terasa berbeda karena wabah corana yang belum berakhir. Maka sebagai seorang ibu, Sisterfillah harus menjaga dan melindungi anggota keluarga agar tetap sehat. Sisterfillah dapat menyiapkan vitamin agar daya tahan tubuh anggota keluarga terjaga dalam menghadapi virus Corona dan cuaca yang tidak menentu. Ajarkan anak-anak untuk berdoa agar selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT.

Berikut doa agar kesehatan tetap terjaga ketika menjalankan ibadah puasa di tengah wabah virus Corona:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ ، وَالجُنُونِ ، والجُذَامِ ، وَسَيِّيءِ الأسْقَامِ

Allaahumma innii’auudzu bika minal baroshi wal junuuni wal judzaami wa sayyi il asqoom
Artinya:
“Ya, Allah aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, lepra dan keburukan segala macam penyakit”.

2. Mempersiapkan masker, protokol kesehatan tetap dilakukan

Sumber foto : Klikdokter.com

Ramadan di tengah pandemi membuat kita harus ekstra memperhatikan protokol kesehatan. Terutama saat shalat berjamaah di masjid atau mungkin acara buka bersama. Sisterfillah jangan lelah mengingatkan anak-anak dan seluruh anggota keluarga untuk tetap memakai masker dan mencuci tangan sepulang dari masjid.

3. Menyetok bahan makanan

Sumber foto Klikdokter.com

Saat wabah Corona masih seperti sekarang ini, Sisterfillah tidak dapat sesukanya mengunjungi pasar atau toko swalayan untuk menghindari kerumunan. Maka caranya adalah dengan menyiapkan bahan makanan secukupnya.
Selain itu Sisterfillah juga jangan lupa untuk menyusun menu selama satu minggu sehingga tahu banyaknya bahan makanan yang dibutuhkan.

4. Membuat takjil dan menu sahur sendiri

sumber foto : republik.co.id

Sisterfillah, kebersihan memegang peranan utama dalam menyiapkan makanan untuk keluarga agar terhindar dari penyakit. Terutama di saat Pandemi ini. Virus Corona yang dapat menempel pada berbagai media membuat Sisterfillah harus berhati-hati dalam membeli makanan.

Maka alangkah baiknya jika Sisterfillah membuat takjil dan menu sahur sendiri. Memang akan terasa sedikit melelahkan. Namun lelah Sisterfillah dalam menyiapkan makanan untuk keluarga akan mendapatkan ganjaran pahala yang tiada taranya.

“Jadikan lelah Sisterfillah menjadi ‘Lillah’, lakukan semuanya dengan tulus ikhlas untuk mendapat pahala sebesar-besarnya”.

5. Menjaga kebersihan jika harus memesan makanan secara online

Sumber foto : republika.co.id

Saat ini semua memesan makanan dapat dilakukan secara online, makanan dipesan dan diantar ke rumah. Namun jangan lupa menjaga kebersihan dengan memindahkan makanan ke peralatan makanan sendiri.

6. Kebersihan peralatan beribadah

palembang.tribunnews.com

Setiap hari seorang muslim harus melakukan salat lima waktu dan saat Ramadan ada salat tarawih setelah melaksanakan salat isya. Tidak afdol rasanya jika puasa tidak menjalankan solat tarawih. Di tengah pandemi ini kebersihan menjadi pangkal utama. Bukankah setiap muslim juga harus menjaga kebersihan?
Maka kebersihan peralatan salat harus diperhatikan. Sering dicuci dan pakai peralatan salat sendiri. Jangan saling meminjam agar terhindar dari virus Corona.

Saat salat di tempat umum, pastikan Sisterfillah dan keluarga membawa peralatan salat sendiri, ya.

Bulan Ramadan adalah bulan di mana seluruh umat muslim maksimal melakukan ibadah. Jadi tidak ada alasan untuk tetap dapat melaksanakan ibadah di bulan Ramadan ini meskipun sedang pandemi.

Mulailah untuk mempersiapkan diri dan tetap menjalankan protokol kesehatan dalam menyambut Ramadan yang sebentar lagi tiba, ya Sisterfillah.

Semoga kita semua dapat meraih kemenangan di tengah pandemi yang belum berakhir.

Aamiin

2 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like