Dahsyatnya Istighfar. Bisa Membuka Rejeki hingga Mendapat Ampunan

dahsyatnya istighfar

Assalamu’alaikum, Sisterfillah

Pernahkah Sisterfillah merasakan hati yang tiba-tiba menjadi tidak tenang, hati yang tiba-tiba menjadi keras, jiwa yang lelah karena apa yang diharapkan tak kunjung terwujud? Jika pernah, lalu apa yang Sisterfillah lakukan saat itu? Mengurung diri? Menangis?  Kecewa?

Rasulullah SAW bersabda :

Barang siapa yang menekuni istighfar, Allah akan menjadikan dari setiap kesedihan kelonggaran, dan dari setiap kesempitan jalan keluar, dan memberi rezeki kepadanya dari arah yang tak disangka-sangka. (HR. Ibnu Majah)

Maka segeralah beristighfar, Sisterfillah!

istighfar

Karena salah satu manfaat istighfar adalah menenangkan hati.

Ada sebuah kisah yang ditulis oleh Imam al Jauzi tentang Imam Ahmad sewaktu berkunjung ke Negeri Syam. Imam Ahmad merupakan salah satu ulama madzab 4 yang namanya sangat masyur pada zamannya hingga saat ini.

Pada saat usia Imam Ahmad sudah senja, beliau ingin sekali mengunjungi negeri Syam. Jaraknya sangat jauh dari tempat asal beliau. Namun, beliau benar-benar merasa harus berangkat ke Syam meski tidak ada keperluan penting saat itu.

Akhirnya, berangkatlah Imam Ahmad ke Syam. Karena tidak mempunyai tujuan, saat tiba di negeri Syam Imam Ahmad mengunjungi sebuah masjid dan kemudian sholat Dzuhur di sana. Selesai sholat beliau mengaji dan berdzikir sambil menunggu sholat Ashar hingga sholat Isya. Tidak ada yang mengenali beliau sebagai seorang ulama besar.

Imam Ahmad bermaksud menginap di masjid tersebut, tetapi oleh marbot masjid beliau diminta untuk keluar. Meskipun pintu masjid telah ditutup dan dikunci, Imam Ahmad masih berdiri di depan masjid.

Marbot yang melihat Imam Ahmad akhirnya  mengajak  untuk menginap di kedai roti miliknya yang berada di samping masjid. Imam Ahmad melihat sosok marbot ini sebagai sosok yang isitmewa. Sang marbot selalu beristighfar kecuali saat berbicara. Hal ini mengundang pertanyaan Imam Ahmad.

Menurut marbot tersebut, istighfar dapat mengabulkan keinginan seseorang.

perbanyak doa

Saat Imam Ahmad bertanya “apa keinginanmu?”

Marbotpun menjawab bahwa dia ingin sekali bertemu dengan Imam Ahmad sang ulama besar.

Masya Allah Tabarakallah.

Ternyata inilah jawaban atas rasa keinginan Imam Ahmad yang amat besar untuk mengunjungi Syam. Ada istighfar yang senantiasa dilafadzkan oleh seorang marbot masjid yang sangat ingin sekali bertemu dengannya.

Istighfar sang marbot menjadi wasilah agar doa terkabul.

Sisterfillah, dari kisah di atas kita bisa belajar bawasannya suatu hal yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin karena dahsyatnya bacaan istighfar.

Astaghfirullah

Alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaih

“Aku memohon ampun kepada Allah, Dzat yang tidak ada sesembahan kecuali Dia. Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Dan aku bertaubat kepada-Nya”

 

Arti Istighfar

Istighfar dengan bacaan Astaghfirullah, artinya memohon ampunan (maghfirah) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

 

Keutamaan/ Manfaat  Istighfar:

  1. Mendapatkan ampunan Allah

    Siapa yang berbuat kesalahan kemudian memohon ampunan, maka Allah akan mengampuni dosa-dosa. Seperti yang tertulis pada surat An-Anfal ayat 33.

    “Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.”

  2. Membuka pintu rejeki

    Bagi umat yang memperbanyak istighfar, Allah akan membukakan pintu rejeki untuk mereka.

    Dalam surat Nuh ayat 12, Allah SWT berfirman,

    “Maka aku katakan kepada mereka ‘mohon ampun (istighfar) kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.”

  3. Dimudahkan segala urusannya

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

“Barangsiapa yang memperbanyak istighfar, Allah akan melapangkan kesusahannya, mengeluarkannya dari kesempitan dan memberinya rizki dari jalan yang tidak disangka-sangka.”

(Hadis Riwayat Muslim).

        4. Dikabulkan permohonannya

Orang yang sering beristighfar permohonannya akan cepat terkabul.

Karena yang menghalangi sebuah doa terkabul adalah dosa-dosa yang ada pada diri kita.

Dengan memperbanyak istighfar dosa kita akan terhapuskan.

      5. Manfaat lain memperbanyak istighfar

Diantaranya adalah bisa mendatangkan hujan, mendapat keberkahan dunia, mendapatkan keturunan.

Baca Juga : Langitkan Doa dengan Teknik Scripting

Waktu terbaik untuk beristighfar:

  1. Setiap selesai sholat fardhu minimal 3 kali.
  2. Pada waktu pagi dan petang.
  3. Sewaktu sahur
  4. Setelah menyadari berbuat kesalahan.
  5. Di hari Jumat
  6. Di waktu-waktu lain, seperti saat di jalan, meja makan, kerja karena kita tidak mengetahui ampunan dan keberkahan itu kapan datang.

Baca Juga :

3 Amalan Penarik Rezeki dengan Cara Sederhana dan Mudah

Berburu Pahala di Hari Jumat

Berapa kali sebaiknya kita beristighfar setiap hari

Nabi Muhammad SAW pernah berkata kalau beliau setiap hari beristighfar 70 kali, terkadang juga 100 kali.

Padahal nabi sudah dijamin surga oleh Allah SWT. Sementara kita umat yang begitu banyak dosa sudah semestinya kita beristighfar lebih banyak lagi.

Nah, Sisterfillah.

Setelah mengetahui begitu bermanfaatnya istighfar bagi kita, sungguh sayang jika kita tidak mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Yuk kita biasakan untuk mengucap lafadz istghfar ini setiap saat.

Semoga Allah memberkahi.

4 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Read More

Ketika Hijab Sekedar Tren

Sejak kemunculan Oki Setiana Dewi pada film Ketika Cinta Bertasbih di tahun 2009, fenomena hijab semakin booming. Peluang…