Lakukan 7 Hal Ini Bila Telanjur Berbuat Maksiat

kegiatan ramadan

Manusia memang tempat khilaf dan dosa. Kecuali para Nabi, sejak mulai baligh hingga dewasa sekarang ini, sudah tak terhitung berapa banyak kekhilafan yang sudah kita lakukan. Kadang, kita pun tidak sadar telah melakukan dosa, bukan saja karena ajakan orang-orang terdekat, tetapi lebih sering justru karena dorongan dari diri sendiri.

Sebagai muslimah, kita tentu berusaha menampilkan akhlak terbaik sebagai wujud keimanan kita kepada Allah. Namun, kadang hawa nafsu menguasai akal pikiran sehingga mendorong kita berbuat maksiat. Padahal, dampak maksiat itu sungguh luar biasa. Kita akan dihantui rasa cemas dan gelisah akibat perbuatan dosa yang telah kita lakukan. Kita juga jadi sulit menerima ilmu dan cahaya iman, hati menjadi kotor dan gelap, serta yang paling menyedihkan, bisa menghalangi rezeki dan menyulitkan urusan. Sungguh, kita tidak ingin menghadapi hal-hal buruk itu, bukan?

Bila kita telanjur berbuat maksiat, apa yang sebaiknya kita lakukan agar tidak berkelanjutan dan dosa kita diampuni?

Maksiat

  1. Tobat

Hal utama yang harus dilakukan saat telanjur berbuat maksiat adalah segera bertobat kepada Allah, dengan tobat yang sebenar-benarnya. Awali dengan menyadari kesalahan, menyesali, kemudian berjanji tidak mengulanginya lagi. Sering membaca Istighfar adalah cara bertobat yang utama.

Rasulullaah SAW bersabda,

“Setiap orang di antara kalian melalukan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang melakukan kesalahan adalah bertobat.”

  1. Taqqarrub Kepada Allah

Taqarrub adalah aktivitas yang mendekatkan seorang hamba kepada penciptanya.

Senantiasa mendekat kepada Allah adalah langkah bijak menghindarkan diri dari perbuatan yang sama pada masa yang akan datang. Menambah waktu zikir, menambah waktu salat sunnah, membaca Al-Qur’an dan lebih rajin membaca buku agama, serta menambah sedekah, adalah beberapa cara mendekatkan diri kepada Allah.

  1. Hapus Perbuatan Buruk dengan Perbuatan Baik

Perbuatan maksiat yang telanjur dilakukan pada masa lalu telah dicatat sebagai sebuah dosa. Kita tidak bisa menghapusnya bila tidak dengan cara menambah jumlah amalan selama sisa hidup. Oleh karena itu, sebaiknya kita tidak menambah dosa baru dan berusaha sekuat tenaga menambah perbuatan baik dalam segala segi kehidupan.

“Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.” (QS.Huud: 114).

  1. Hidupkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Amar Ma’ruf Nahi Munkar adalah upaya hamba Allah dalam menegakkan agama di tengah-tengah lingkungannya. Setiap perbuatan maksiat yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang, bila tidak ditegur akan menjadi kebiasaan atau akan terjadi proses pembenaran atas perbuatan maksiat tersebut. Maka kita harus ikut ambil bagian dalam menghidupkan amar ma’ruf nahi munkar, minimal di lingkungan keluarga kita atau kepada orang terdekat kita.

  1. Mendatangi Majelis Ilmu

majelis ilmu

Mendatangi majelis ilmu adalah upaya kita menjaga agar pikiran dan hati kita terjaga dari perbuatan yang buruk. Ilmu agama yang bertambah seharusnya mendorong kita lebih giat mengamalkannya agar tidak ada celah setan menggoda kita melakukan kemaksiatan.

  1. Berkumpul dengan Orang Saleh

Teman dan orang-orang di sekitar kita sangat berpengaruh pada pemikiran dan sikap kita dalam menjalankan agama. Berkumpul dengan orang saleh Insyaallah akan membuat kita terjaga dari kemaksiatan karena  bisa saling mengingatkan dalam kebaikan. Kita pun akan sering mendapatkan pesan dan hikmah dari teman-teman dan orang baik di sekitar kita agar senantiasa istikamah di jalan Allah. Sisterfillah, bergaul dengan orang saleh adalah kebutuhan setiap pribadi muslim.

  1. Banyak Membaca Al-Qur’an

Mencintai dan membaca Al-Qur’an dapat membuat hati menjadi tenang dan damai. Allah juga menjaga orang-orang yang menjaga Al-Qur’an dan memahami artinya sehingga akan menurunkan pertolongan kapan pun kita memohon.

“Bacalah Al-Qur’an karena Allah tidak akan menyiksa hati orang yang menjaga Al-Qur’an. Al-Qur’an itu benteng Allah, siapa yang masuk ke dalamnya akan aman. Dan berilah kabar gembira kepada siapa saja yang mencintai Al-Qur’an.” (HR. Ad-Darimi)

Baca Juga : Langitkan Doa dengan Teknik Scripting.

5 Cara Mendatangkan Cinta Allah

Demikian tujuh hal yang sebaiknya segera dilakukan bila kita telanjur berbuat maksiat, Sisterfillah.

Sebagai muslimah, kita harus senantiasa menjaga diri dari perbuatan tercela agar kita selalu mendapat rida Allah Swt. Semoga kita selalu terlindung dari godaan setan yang terkutuk.

2 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like