5 Tips Bersedekah di Tengah Pandemi, Nomor 3 Bikin Semangat!

Sedakah itu Mudah

Assalamu’alaikum Sisterfillah

Semoga kita selalu dalam lindungan Allah Subhanahu wa Ta’ala.  Aamiin

Sisterfillah, saat ini pandemi belum usai meski keadaan new normal sedikit demi sedikit bisa kita rasakan. Banyak dari kita yang sudah mendapatkan vaksin penangkal covid-19 demi terputusnya rantai virus ini. Semoga Allah menjaga kesehatan kita selalu dan menolong hamba-hamba-Nya yang terkena dampak covid-19.

Dampak covid-19 ini sangat banyak, diantaranya lumpuhnya perekonomian dunia. Semua orang getar-getir mencari pundi-pundi rupiah yang terhenti. Ada yang bertahan dan ada yang tidak kuat menahan perihnya ujian hidup. Itulah mengapa Islam mengajarkan kita untuk berbagi, yaitu bersedekah.

Tidak mudah bagi kita di tengah keadaan yang sulit seperti ini untuk bersedekah, untuk makan sehari saja sudah kelimpungan, apalagi untuk bersedekah. Tapi kenyataannya, banyak di antara kita tetap mengulurkan tangannya demi berbagi kebahagiaan. Di beberapa tempat yang saya ketahui, masyarakat membagikan sayuran cantelan gratis, ta’jil gratis, berbagi sembako dan makanan gratis, daring pelajaran bisa diakses tanpa berbayar, difasilitasi kuota dan pulsa, dan lain sebagainya.

Tak perlu menunggu kaya untuk bersedekah,

tak hanya berupa uang untuk bersedekah.

Tenaga, pikiran, barang, bisa kita jadikan untuk jalan bersedekah.

Berikut 5 Tips Bersedekah di kala Pandemi

1. Niat Ikhlas karena Allah

Segala sesuatu berangkat dari niat. Hukum dari semua amal perbuatan yang berupa pahala dan balasan itu tergantung pada niat.

Mencontoh khalifah Utsman bin ‘Affan, beliau adalah sahabat Rasulullah yang sangat dermawan. Beliau membeli sumur dari seorang Yahudi untuk kebutuhan air penduduk Madinah khususnya untuk kaum muslimin. Pun saat perang Tabuk, Utsman bin ‘Affan pernah menyumbangkan hartanya kurang lebih jika dihitung pada zaman sekarang sebesar 75,6 miliar rupiah.

Saat terjadi gagal panen pada zaman kekhalifahan Abu Bakar Ash-Shiddiq di wilayah Hijaz, Utsman bin ‘Affan menyedekahkan 500 ton gandum dan diangkut seribu ekor unta untuk orang-orang Hijaz. Jika dihitung, sedekah Utsman kala itu mencapai 35 miliar rupiah saat ini.

Oleh karena itu, Utsman sangat disayangi Rasulullah karena kemurahan hati dan keringanan tangannya dalam segala hal. Beliau meyakini bahwa harta yang disedekahkan di jalan Allah akan mendapat balasan di Surga-Nya.

2. Bersedekah dengan Apa yang Kita Punya

sedekah

Bersedekah tidak harus berupa uang. Jika uang sulit didapat, kita bisa bersedekah dengan tenaga, misalnya menjadi relawan kemanusiaan. Tidak bisa menjadi relawan kemanusiaan dengan turun ke jalan, kita bisa menggunakan kemampuan kita mengajar dan memberikan pengajaran cuma-cuma pada siswa-siswi. Atau kita bersedekah dengan barang atau makanan yang kita punya.

3. Ingat Keutamaan Bersedekah

Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah, baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Q.S. Al-Hadid : 18)

 Allah lipat gandakan nilai sedekah sebanyak 700 kali lipat. Maa Syaa Allah.

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa saja yang Dia kehendaki dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui.” (Q.S. Al-Baqarah: 261)

Baca juga : Berburu Pahala di Hari Jumat

4. Ada Hak Sesama dari Harta Kita

Harta hanyalah titipan, ada hak dan bagian orang membutuhkan di dalamnya. Sedekah adalah wujud dukungan terhadap sesama. Dalam kondisi apapun, bersedekah akan selalu melekat  dalam kehidupan kita.

Sedekah

5. Serahkan Semua pada Allah

Secara logika, mengeluarkan berarti berkurang. Namun dalam konsep bersedekah, mengeluarkan harta untuk disedekahkan sama dengan melipat gandakan harta tersebut. Tidak melulu soal lipat ganda adalah berupa uang, banyak yang merasakan ketentraman dan ketenangan hidup dengan bersedekah. Ketika merasakan seperti itu, maka yang didapat kesehatan rohani dan jasmani. Banyak pula yang merasakan kemudahan yang tidak terduga dari jalan bersedekah.

Baca juga : 3 Amalan Penarik Rezeki

Bersedekah dikala lapang, Allah lipat gandakan nilai sedekah tersebut.

Apalagi bersedekah disaat sempit, berapa kali lipat Allah gandakan sedekah itu?

Wallaahu a’lam bishawab

Semangat untuk sedekah, yuk Sisterfillah!

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like